Sajak Tepi

Hanya ada denyut nadi yang rasanya kudengar di sini,
Selebihnya sepi, yang tak mau berhenti menggelayuti.
Tuhan, aku berharap semua ini hanyalah mimpi.
Aku ingin menjadi normal, bangkit dari keterpurukan
Bebas dari rasa galau tak berkesudahan.
Masih bisa kan, Tuhan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar